Turbocharger
Turbocharger sebenarnya adalah kompresor udara yang berfungsi untuk meningkatkan aliran udara. Alat ini memanfaatkan momentum inersia turbin gas buang mesin untuk menggerakkan ruang turbin; turbin dan impeler yang digerakkan tersebut berada pada poros yang sama, sedangkan impeler tersebut memompa udara yang disalurkan melalui filter udara ke pipa pengiriman tekanan, sehingga udara tersebut bertekanan masuk ke dalam silinder. Semakin tinggi putaran mesin, kecepatan gas buang dan kecepatan turbin pun semakin tinggi secara bersamaan; impeler akan mengompres lebih banyak udara ke dalam silinder. Peningkatan tekanan dan kepadatan udara memungkinkan pembakaran bahan bakar yang lebih banyak; dengan menyesuaikan jumlah bahan bakar dan putaran mesin, daya keluaran mesin dapat ditingkatkan.
Pendahuluan
Mobil yang ikut serta dalam kompetisi mobil sport umumnya dilengkapi dengan turbocharger pada mesinnya untuk menghasilkan tenaga yang lebih besar. Mesin menghasilkan tenaga melalui pembakaran bahan bakar di dalam silinder; jumlah bahan bakar yang dimasukkan melalui hisapan udara di dalam silinder terbatas, maka tenaga yang dihasilkan pun akan terbatas. Jika kinerja operasional mesin sudah berada pada kondisi optimal, untuk meningkatkan tenaga keluaran, satu-satunya cara adalah dengan memampatkan lebih banyak udara ke dalam silinder guna meningkatkan jumlah bahan bakar dan memperbaiki efisiensi pembakaran. Dalam kondisi teknis saat ini, turbocharger merupakan satu-satunya cara untuk meningkatkan efisiensi mesin dalam hal peningkatan tenaga keluaran yang konstan melalui perangkat mekanis.
Keunggulan
Keuntungan terbesar dari turbocharger adalah tanpa perlu meningkatkan kapasitas mesin, tenaga dan torsi mesin dapat ditingkatkan secara drastis; secara umum, setelah pemasangan turbocharger, tenaga dan torsi mesin akan meningkat sebesar 20 % hingga 30%. Kelemahan turbocharger adalah adanya turbo lag; akibat inersia impeller, ketika terjadi perubahan mendadak pada respons throttle, peningkatan atau penurunan tenaga mesin akan tertunda, sehingga saat melakukan akselerasi mendadak atau menyalip mobil lain, ada jeda sejenak di mana tenaga mesin belum sepenuhnya tersalurkan, yang terasa sedikit mengganggu.
Dalam 30 tahun terakhir, turbocharger telah diterapkan pada berbagai jenis kendaraan, termasuk sejumlah mesin naturally aspirated; dalam hal ini, meskipun kapasitas mesinnya tidak berubah, tenaga keluaran dapat ditingkatkan hingga 10% atau lebih. Oleh karena itu, banyak perusahaan manufaktur mobil menggunakan teknologi ini untuk meningkatkan daya keluaran mesin turbocharger, guna menghasilkan mobil berperforma tinggi.
Saat ini, di pasar mobil bermesin turbo di Tiongkok terdapat model Audi 1.8T dan Passat 1.8T.